Jumat, 03 Februari 2017

Chocolate Home Made by Yohana

Iseng-iseng sebagai ibu rumah tangga menghasilkan Coklat yang alami tanpa ada pengawet ataupun pewarna kimia. Ditambah isi kacang mente dan kismis tambah sensasi rasa aja :D

Akhir dari keisengan ini pun jadi bisnis sampingan loh, dipromonya secara online di media sosial :D

Senang banget deh kalau Pembeli Puas Makannya :D :D

1cup = 110gr (14-15pcs) Rp. 25,000,-.

Kalau mau order gampang lihat di Tokopedia atau di KedaiKuka juga ada.

Yuk mampir di toko online kami:

https://www.tokopedia.com/mari2207?source=universe&st=product

http://kedaikuka.co.id/shop/product_detail/1085/chocolate-home-made







Selamat Menikmati dan Semoga Pesan Kembali ;)



Kalau aku adalah Ahok

Sungguh miris melihat jaman yang sudah terlanjur radikal di negara tempat aku dilahirkan.
Gubernur Ahok dituduh menistakan agama islam padahal dari percakapannya tidak ada unsur menjelekkan agama islam apalagi menistakan agama islam. Yang ada hanya menjelekkan orang politik yang menggunakan ayat suci islam untuk kemenenangan orang politik tersebut. Hanya karena satu orang yang salah paham entah karena orang tersebut kurang pengetahuan atau sedikit tuli tidak jelas atau ceroboh saat mendengarkan yang benar atau karena memang sudah radikal turun temurun membenci dan iri pada cina (warga negara Indonesia keturunan China) sehingga orang tersebut membuat status Ahok Menista Agama?? dengan video terpenggal (dikutip dengan topik tersebut saja) di sosial media sehingga tersebarlah Ahok menista agama islam ditambah lagi ormas radikal yang dipiara pemerintahan sebelumnya ikut memanasi suasana karena memang mereka radikal pada dasarnya anti cina.
Kalau saja aku jadi Ahok. Saat ada negara lain yang mau mengambil Ahok sebagai Gubernur negara tersebut dinegaranya. Tentu saja aku akan menyetujuinya sehingga aku bisa membuat daerahku seperti yang aku impikan menjadi Kota Megapolitan. Dimana tidak ada kaum radikal dan kaum politikus kotor yang mengganggu melainkan semua mendukung pembangunan dan berlomba mewujudkan yang terbaik saat pemilihan Gubernur yang akan datang bukan hanya impian yang tinggi dan janji kosong belaka tapi tidak jadi Gubernur pun tetap mendukung Gubernur yang memerintah saat itu sehingga rakyat pun makmur dalam pemerintahan yang bersih. Pemilihan yang bersih dan saling mendukung walau berkompetisi memperebutkan posisi Gubernur namun diperebutkan secara terbuka dan tidak sikut menyikut ataupun mengambil kesempatan dalam kesulitan calon pemilih.
Namun siapakah aku??? Aku bukan Ahok. Aku cuma seorang wanita tua miskin yang selama hidupnya dicinakan dinegara tempat aku dilahirkan. Aku teringat saat pemerintahan Orde Baru presiden Soeharto dimana nama cina pemberian kakek ku tidak boleh dituliskan dalam akte lahir dan KTP(Kartu Tanda Penduduk) aku pun ditulis WNI (Warga Negara Indonesia) sedangkan yang asli Indonesia disebut Pribumi sehingga saat pergantian KTP ataupun membuat Surat Dokumen harus ada Nilai atau Harga yang dibayar sesuai keinginan petugas yang menanganinya bahkan setiap ada pertentangan ataupun keributan dalam pemerintahan yang menyebar sampai ke rakyat sehingga rusuh dan kerusuhan itupun menyebabkan kerugian bagi WNI Keturunan Cina (G30S PKI, Malari 1974, Kerusuhan Tanjung Priok1984, Kerusuhan1996) sangat miris mereka mengaku kaum pribumi islam terang-terangan mereka teriak "Ganyang Cina" dan menjarah serta membakar rumah dan toko milik WNI Cina.
Untunglah Saat Pemerintahan Presiden GusDur KTP tidak ada lagi yang Pribumi ataupun Non Pribumi, semua jadi WNI. Sayang dilapisan masyarakat bawah masih banyak yang belum bisa terima Cina sebagai WNI hingga kini tersentil Kata-kata Ahok terlihatlah masih banyak sekali kaum radikal islam yang mendoktrin rakyat untuk meng"Kafir"kan dan meng"Haram"kan yang bukan islam sehingga pecah demo radikal hingga sekarang.
Sejak kecil aku sudah berhayal "andaikan aku punya sayap" itu disebabkan karena tidak diterimanya aku dilingkungan sekitarku saat aku keluar rumah jalan menuju pasar, sekolah ataupun kemana saja selalu terusik dengan kata cina bahkan sampai di Bali yang katanya daerah netralpun aku tetap dicinakan.
Saat ini pun aku masih berharap kalau saja aku punya sayap, aku akan terbang tinggi dan jauh ke negeri yang menerima aku apa adanya sehingga aku bisa hidup tenang tanpa kuping terasa panas hanya karena dicinakan atau didiskriminasikan.
Impian memang indah namun sulit dinyatakan. Adakah kemungkinan menjadi kenyataan atau nyata saat aku kembali ke Rumah Bapa?




Kamis, 02 Februari 2017

Peter and his Origami

My student who studies Japanese with me is very talented in Origami. He wanted to study Japanese because he wanted to read and understood Origami book that written in Japanese.
Now he is very fast to understand Japanese. He can read and write in Japanese but he needs practice a lot to speak Japanese. He made many characters from Origami and gave to me a lot.
I am so happy to have every character he gave me and I put on my special rack in Library School where I work.

The first time he gave me

The second characters of origami

Now he made a lot for me

I am so bless to have a good and talent student like him. Thank you God. I Wish he will be success then.
Who is the next student????

Menu Makanan Made by Me

I like to cook or make something to eat or drink. I wish I have a small cafe that sells my meals

Here are my meals. Enjoy to see them all.

Pizza Taco

Durian Pudding

 
Pudding Tape

Yogurt Salad Buah 

Frozen Lemon Jelly

Frozen Durian Cheesecake Oreo

Cheesecake Pudding Birthday

My birthday meals

Coconut Pudding & Coconut Jelly Bread

Frozen Cheesecake

Yam Mien Ayam Jamur

Yam Mien Ayam Jamur Special

Yam Mien Complete

Mie Goreng Ayam Jamur Sambal Asam Pedas
Yam Mien ala Ramen Ocha Soup

Aset Menu untuk Cafe nanti

Akan menyusul Menu beverage nya

to be continued....